Fungsi dan Dosis Garam Ikan Untuk Cupang

Share:
Manfaat Garam Ikan Untuk Cupang
Manfaat Garam Ikan Untuk Cupang
Garam menjadi elemen yang penting untuk kehidupan bukan hanya dalam hal memasak. Semua makhluk hidup di muka bumi ini membutuhkan garam. Fakta menarik yaitu kenapa gaji dalam bahasa bahasa Inggris adalah salary, itu karena orang pada zaman kerajaan dulu dibayar menggunakan garam, wow

Kembali ke topik utama karena paragraf sebelumnya hanyalah basa-basi masih berhubungan dengan ikan dan garam yang mungkin bisa menjadi pengetahuan yang bermanfaat untuk anda para pembaca.

Berbicara tentang garam untuk ikan cupang pasti erat kaitannya dengan tingkat kesadahan dan pH air, jika pH lebih dari tujuh maka semakin basa  atau pH semakin rendah maka semakin asam. Garam mengandung mineral seperti fosfor, kalium, magnesium, kalsium, kalium, zinc, flour, DLL.

Kadar kesalahan untuk ikan cupang 8°-10° HD. Cara menaikan dilakukan dengan pemberian garam ikan, lalu bila ingin menurunkannya melalui cara dipanaskan dan pemberian bahan kimia misal akuades.

Test kesadahan dapat menggunakan salinity tester atau hardness meter, selain itu dengan cara manual melalui Indra kita yaitu lidah. Jika tingkat 5° - 8° HD maka tidak terasa asin namun 11°-15° HD maka terasa payau.

Seharusnya saya membuat artikel ini pada tahun lalu sebelum hujan mungkin, karena hal itu akan berkaitan dengan pembahasan kita kali ini, yah apa boleh buat.

Pertanyaannya apa sih bedanya garam dapur atau garam meja dengan garam ikan?. Perbedaanya terletak di kandungan garam itu.

Garam ikan adalah garam murni yang dihasilkan petani garam dari proses air laut yang telah dikeringkan atau dihilangkan airnya dan hanya tertinggal kristal garam dan belum ditambahkan zat yodium.

Sedangkan garam meja yang kita konsumsi sehari-hari manusia telah terdapat zat yodium dimana bila kita manusia kekurangan yodium akan menyebabkan gondok, dan masalah kesehatan lainnya atau kekurangan yodium berdampak pada mental atau kecerdasan kita.

Yodium juga diperlukan ikan. Tapi pada garam meja terdapat berbagai macam bahan yang kita tidak tahu apa dampaknya bila kita memberikannya ke ikan hias peliharaan kita.

Apakah kita boleh menggunakan garam meja ke ikan air tawar kita?. Jawapannya bila keadaannya sangat terdesak sekali maka tidak masalah menggunakan garam meja.


Yuk kita mulai pembahasannya, berikut manfaat dan fungsi garam ikan untuk ikan air tawar anda, termasuk cupang.

  1. Membunuh Kuman dan Bakteri.
Bila anda pembudidaya ikan hias termasuk ikan cupang yang menggunakan air tanah dan PAM atau kolam budidaya ikan cupang anda di area luar ruangan tanpa peneduh yang ketika hujan, air kolam ikan cupang anda bercampur air hujan. Maka anda harus mencampurkan garam ikan dan methylene blue.

Air tanah atau sumur harus kita cek terlebih dahulu apakah bersih atau telah terkontaminasi limbah.

Air PAM atau PDAM biasanya berasal dari air tanah, air sungai yang bersih, air pegunungan yang telah diolah menjadi bersih dari bakteri dan kuman sehingga layak untuk dikonsumsi, namun pembunuhan kuman dan bakteri itu menggunakan kaporit. Kaporit memang menghilangkan kuman dan bakteri tapi tidak ramah untuk ikan cupang, sebab itu harus dihilangkan dengan menggunakan anti klorin. Kemudian tambahkan garam ikan dan methylene blue lalu diendapkan selama semalam agar siap digunakan untuk penggantian air aquarium.

Air hujan bercampur dengan kotoran, kuman dan bakteri yang dibawa ketika air masih di awan dan terbawa saat turun ke bumi. Belum lagi udara sekarang tidak lagi bersih seperti ketika ratusan tahun lalu, zaman sekarang banyak mesin berbahan bakar yang mengeluarkan zat sisa berupa karbon dioksida, itu membuat air menjadi asam atau menurun kadar pH nya. Pembahasan itu ada di nomor berikutnya.

  1. Menaikkan atau Menetralkan pH Air dan Membuat Ikan Tidak Stress.
Sama ketika anda mengganti air akuarium cupang atau kolam ikan cupang anda tercampur dengan air hujan, maka ada dua cara menstabilkan atau menaikkan  pH air. Pertama, hanya menggunakan garam. Kedua, daun ketapang. Atau ketiga,  anda dapat menggunakan keduanya yaitu dengan garam ikan atau daun ketapang.

Untuk kalian ketahui daun ketapang juga dapat membunuh bakteri, kuman dan menghilangkan jamur namun air menjadi pekat. Menaruh daun ketapang juga bagus karena memang ikan cupang pada habitat alaminya berada di hutan tropis yang airnya pekat karena bercampur dengan daun kering tapi anda menjadi tidak dapat melihat keindahan bentuk dan warna-warni ikan cupang karena terhalang air yang berwarna coklat.

pH ideal tempat hidup ikan cupang yaitu diantara 6,5 - 7,2.

Saat pergantian setengah air aquarium ikan cupang maka akan menimbulkan perbedaan antara air baru dan lama yang berakibat ikan menjadi stress. Namun dapat diakali dengan penambahan garam.

Rasa asin pada air juga menambah nafsu makan pada ikan karena bila anda tahu bahwa pelet ikan juga berasa asin.

  1. Menghilangkan Jamur dan Kutu pada Ikan.
Apakah anda pernah melihat bintik putih pada tubuh ikan hias anda, ketahuilah bahwa itu adalah jamur yang sedang menyerang ikan hias anda. Ketika ikan sedang terkena jamur, maka ikan tersebut cenderung akan mengeluarkan tubuhnya atau menggesekan tubuhnya dan kehilangan nafsu makan, resiko terburuk ikan terkena jamur adalah mati.

Selain jamur ada juga kutu air. Apakah anda pernah terkena kutu air, saya harap tidak ? Ini pengalaman pribadi saya ketika sela jari kaki manis saya lembab dan terkena kutu air, rasanya gatal dan menggaruknya membuat keadaan semakin buruk. Namun cara menghilangkan kutu air di sela jari adalah mengeringkannya dan membunuh kutu air tersebut maka dari itu saya beri sela jari kaki saya garam pada malam hari saat tidur, memang perih tapi cukup ampuh bagi saya, dan pada siang hari biarkan sela jari kering dan bersih yakni dengan gunakan sandal. Mungkin saya terkena kutu air akibat lantai kotor dan kebiasaan saya mencuci kaki ditambah kaki saya saat itu sedang terluka dan lembab.

Maka saran saya gunakan garam agar ikan anda terhindar dari jamur dan kutu air.

Dosis atau Takaran Garam Ikan untuk Cupang.

Pada kemasan garam ikan sudah tertera bahwa berikan garam sebanyak 0,1% per liter air atau setara 1 - 2 gram per liter. Gini deh paling mudahnya, cukup tambahkan 1-2 sendok teh garam ikan ke 4 liter air.

Satu hal lagi yang ingin saya infokan bahwa para penghobi atau pemelihara ikan laut hias dalam akuarium biasanya menggunakan air laut alami untuk mengisi akuarium mereka, air laut asli ini biasa mereka dapatkan di toko ikan hias dengan harga mungkin Rp 10.000 per 10 liter. Namun tenang untuk garam ikan di pasaran biasanya dibandrol Rp 5.000 dengan berat kurang lebih 500 gram.

Saya baru tahu dan mungkin sebuah fakta baru untuk saya bahwa ada beberapa binatang laut yang dapat diadaptasikan sehingga bisa hidup di air payau atau ikan air tawar. namun tidak untuk gurita yang harus hidup di air laut seratus persen, tidak bisa di air tawar yang ditambah garam sebanyak-banyaknya. Saya tidak tahu bahwa ini memang benar atau tidak, karena fakta ini saya dapatkan dari menonton acara talk show yang bintang tamunya memiliki binatang dan ikan laut. Bila salah mohon dikoreksi karena kita sama-sama belajar.

Sebagai pecinta ikan hias, kebersihan dan kesehatannya harus kita jaga. Jangan sampai ikan cupang kita stress, sakit hingga tidak mau makan dan kita sebagai majikan membuat ikan kita cepat berpulang alias mati. Karena kita diberikan tugas oleh Tuhan untuk merawat ciptaannya bukan menyiksanya. Salam

Tidak ada komentar