Budidaya Jentik Nyamuk Untuk Pakan Ikan Cupang

Share:
Budidaya Jentik Nyamuk Untuk Pakan Ikan Cupang
Larva atau Jentik Nyamuk
Di musim hujan, Anda dapat menggunakan ikan cupang untuk membersihkan bak mandi anda dari serangan jentik nyamuk. Cukup satu ikan cupang untuk satu kolam bak mandi. Namun bila Anda hoby memiliki ikan cupang dan Anda memiliki banyak sekali ikan cupang pasti tidak bisa Anda memasukan semua ikan cupang ke dalam bak mandi dan berharap akan ada nyamuk yang menempatkan telurnya disitu.

Nah, kali ini kami akan membuat artikel tentang “Budidaya Jentik Nyamuk Secara Mudah Untuk Digunakan Sebagai Pakan Ikan Cupang”.

Jentik nyamuk sangat cocok digunakan sebagai makanan cupang yang berumur 2-3 bulan. Karena memiliki panjang tubuh yang pas yaitu 10 – 25 mm untuk dimasukan ke dalam mulut ikan cupang.
Memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk ikan cupang dewasa atau anakan cupang yaitu berkisar protein 15,58%; semak 7,81%; serat 3,46%; abu 1,4%.

Bila anda berada di kota besar yang memiliki lahan sawah, atau rawa. Tidak perlu kuatir karena anda dapat membudidayakan nya di rumah. Selain jentik nyamuk, ikan cupang juga dapat diberi makan berupa cacing sura, cacing darah, kutu air.

Jika dibandingkan dengan yang lain seperti cacing darah, jentik nyamuk lebih mudah untuk dibudidayakan. Bayangkan anda harus membangun kotam tanah dengan panjang minimal 5 meter dan lebar 50 cm dan kedalaman 30. Belum lagi anda harus menyiapkan air yang harus terus mengalir. Sedangkan untuk jentik nyamuk, Anda hanya memerlukan beberapa ember dan tidak perlu ada air yang harus mengalir.

Untuk pengambilan jentik nyamuk dialam, Anda tidak bisa seenaknya memberikan langsung ke ikan cupang, karena masih terdapat kotoran dan ulat-ulat kecil berwarna kelau atau hitam. Ulat ini yang dapat membuat cupang anakan mengidap penyakit perut kembung, karena anakan tidak dapat mencerna ulat ini dan mati dalam waktu satu minggu.

Selain untuk membersihkan ulat dan kotoran. Pembersihkan juga dilakukan untuk membunuh bakteri icth yang kemungkinan dibawa oleh jentik nyamuk.

Cara pemersihan dengan menyiapkan air yang telah diberi anti biotik Blitz Icht untuk membunuh bakteri icth, kemudian serok dengan serokan yang memiliki lubang lebih besar.

Baiklah kita akan ke inti materi, tentang pembudidayaan bintik nyamuk untuk pakan cupang.

Cara Pertama :
  1. Siapkan air libah dapur yang tidak terdapat sabun atau minyak. Bersihkan air libah dapur tersebut agar tidak terdapat kotoran, yang kita gunakan hanyalah air. Siapkan wadah yang dapat menampung air, ukuran wadah berkisar 50 x 50 cm. Ukuran ini dapat memberi pakan hingga 10 ikan cupang.
  2. Letakan wadah pengkultiran tersebut di tempat teduh atau tempat apapun yang Anda rasa terdapat banyak nyamuk dan diamkan selama 1 minggu hingga terlihat larva atau jentik nyamuk di dalamnya.
  3. Panen jentik nyamuk dengan kain perca atau serok kecil. Dan Jangan lupa untuk membersihkan jentik nyamuk dengan antibiotik agar tidak terdapat bakteri icht.
  4. Jangan lupa untuk membuang kepompong nyamuk.
  5. Tambahkan air libah dapur baru bila terlihat kurang.

Cara Kedua :

Bila Anda tidak ingin berurusan dengan limbah dapur, sabun, minyak atau sisa makanan. Anda dapat menggunakan cara kedua ini.
  1. Blender atau haluskan sayuran. Pilih salah satu sayuran yang ingin anda haluskan, bisa Taoge, Kentang, atau Apel.
  2. Ambih sayuran yang telah di haluskan, dan saring airnya.
  3. Masukan air yang telah disaring tadi ke dalam air bersih.
  4. Tutup wadah yang berisi air campuran agar tidak ada nyamuk yang masuk. Diamkan selama 24 jam. 
  5. Ambil serok dan bersihkan air campuran dari kotoran sisa penghalusan sayur.
  6. Lalu letakan wadah air campuran ke dalam tempat yang terdapat banyak nyamuk, seperti tempat yang teduh dan banyak tanaman, itu adalah tempat yang banyak sekali nyamuk.
  7. Tutup dan sisakan sedikit lubang agar nyamuk bisa masuk dan bertelur.
  8. Setelah 1 hari, cek apakah sudah terdapat telur nyamuk. Telur nyamuk berwarna hitam dan mengapung di atas air.
  9. Ambil telur nyamuk dan tutup kembali wadah sebelumnya dan ingat agar selalu diberi lubang.
  10. Letakan telur nyamuk ke tempat penetasan dan pembesaran, Masukan pakan ikan agar air berubah menjadi warna hijau (Green Water). Tutup dengan kain.
  11. Empat hari kemudian mereka siap untuk dipanen. Jangan lupa untuk membersihkan jentik nyamuk dengan air antibiotik agar tidak terdapat bakteri icth.

Sekian artikel kami hari ini. Cek terus website kami atau baca artikel lainya. Dan jangan lupa berikan komentar – komentar tentang cupang, dan kami akan menjawabnya.

Tidak ada komentar